Begini Trik Ampuh Keluar Dari Group WhatsApp Tanpa Merasa Risih

Begini Trik Ampuh Keluar Dari Group WhatsApp Tanpa Merasa Risih

Ada lho orang-orang yang anti sosial media. Mereka ini biasanya dari kalangan orang-orang introvert. Introvert? Iya introvert, itu tuh orang yang merasa dalam keadaan nyaman saat mereka sendirian. Jadi orang-orang seperti ini tuh kurang suka sama keramaian, kurang suka interaksi sosial, kurang suka nongkrong sama teman, dlsb. Alhasil orang-orang seperti ini biasanya akan anti sosial, bahkan mainan medsos aja tidak suka. Kalaupun ia mainan WhatsApp misalkan. Maka ia biasanya suka ke luar group, daripada ikut nimbrung di dalamnya.

Tapi sayangnya, bagi kalian yang ingin ke luar dari group WhatsApp karena muak menjadi bahan guyonan di group itu. Saat kalian ingin ke luar dari group WhatsApp biasanya ada notifikasi, keterangan kalian keluar dari group itu.



Alhasil kalian dilema, mau keluar group nanti ketahuan, mau tak keluar group kalian tak betah dengan bawaan sifat kalian yang memang introvert sejak lahir. Ditambah pula kalian sering dibully di group itu lagi, duh gimana nih jadinya keluar group atau tidak. Tenang dulu jangan panik. Kali ini saya akan membeberkan rahasia jitu. Gimana caranya keluar dari WhatsApp yang menyebalkan ini, tapi mereka memaklumi kalau kalian keluar.

Pertama, langkah pertama yang harus kalian lakukan yaitu mengaktifkan fitur mute group. Saat kalian mengaktifkan fitur ini, ada tiga pilihan tempo pengaktifan selama satu hari, seminggu, sebulan, dan setahun yang bisa kian pilih. Saran saya, kalian pilih yang setahun saja. Setelah aktivasi mute berhasil. Kalian lama-lama akan didepak oleh admin group sendiri, karena sebal kalian tak lagi aktif dalam memberi kontribusi  ke group itu selama satu tahun.

Kedua, pakailah alasan kalau HP kalian jadul sehingga teman-teman memaklumi. Hp jadul memang masih ada, dimana smartphone canggih dengan ram minimal 2 gigabyte mulai bertebaran. Kendati HP kalian jadul, tetapi inilah justru peluang bagi kalian untuk digunakan sebagai “alibi” ke luar dari group WhatsApp. Caranya kalian bilang saja ke teman-teman group itu kalau kalian harus keluar karena HP kalian sering hang karena memori yang overload. Mereka pasti akan memaklumi keputusan kalian ingin keluar dari group WhatsApp.



Ketiga, bilang aja kalau kalian sedang sakit mata. Caranya katakanlah kepada teman -teman di group WhatsApp yang kalian ikuti. Kalau kalian sedang sakit mata dan ingin memperbanyak istirahat dulu. Karena sakit mata ini tidak di anjurkan untuk melihat HP dengan durasi yang lama.

Mereka yang kaget ketika kalian keluar dari group WhatsApp biasanya akan memaklumi keputusanmu begitu saja. Tentu ini kabar menggembirakan bagi kalian yang anti sosial, tapi jangan sampai pakai alasan sakit. Tapi sakitnya Cuma sakit panu doang yah. Nanti kalian malah diketawain mereka lagi.

Keempat. bilang terus terang aja, pingin keluar dari Group. Mereka biasanya tak terima kalau kalian inginnya begitu. Tapi ya apa boleh buat, jika semua cara-cara di atas tidak berhasil ya ini cara yang terakhir.

Kalaupun nanti ada yang menyentil kalian, dan mengejek kalau kalian ini orang yang “baperan”. Kalian tak perlu menanggapi ejakan itu. Malah bikin tambah emosimu naik saja.

Kalau mereka tetap rewel dengan memasukkan nomor WhatsApp kalian di group itu kembali. Kalian tinggal share saja berita hoax, kirim meme tidak lucu, dan gambar-gambar buram yang bikin mereka muak. Dijamin mereka tak akan lagi memasukkan nomor WhatsApp milikmu lagi. Jadi simpel kan, cara keluar WhatsApp dengan elegan, dan mereka memaklumi.

Who is Hendri Gunawan

Sebagai Praktisi SEO pekerjaan menulis menjadi salahsatu hal yang harus terus dipelajari. Didalam blog sederhana ini, saya Hendri Gunawan, ingin berbagi cerita, menyampaikan unek-unek, hingga melakukan promosi, namun tetap sambil belajar dan mengembangkan kreatifitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BACK
%d bloggers like this: