Ini Simbol-Simbol Hoki Perayaan Imlek Selain Angpao

Ini Simbol-Simbol Hoki Perayaan Imlek Selain Angpao

“Asik nih ye bisa dapat angpao yang banyak.” Begitulah ungkapan dari salah satu kerabat terdekat yang biasanya memberikan ucapan selamat Perayaan Imlek pada tetangganya.

Dalam dunia perayaan Imlek ternyata tidak hanya identik dengan angpao saja lho. Masih banyak simbolitas-simbolitas selain angpao yang bisa ditemui pada perayaan Imlek. Dalam studi ilmu sosial yang berkaitan dengan kajian semiotika. Ahli semiotika bernama Ferdinad de Sausure pernah mendeskripsikan bahwa simbol-simbol dalam Imlek terdapat berbagai makna mendalam. Lalu apa saja sebetulnya makna pada simbol-simbol perayaan Imlek. Berikut kami paparkan



Angpao

Angpao atau yang dalam bahasa mandarin dikenal sebagai hong bao merupakan bungkusan berwarna merah yang di dalamnya terdapat harta benda berupa uang, atau barang lainya.

Angpao biasanya diberikan oleh orang dewasa kepada anak-anak kecil sebagai bentuk kasih sayang, dan rasa berbagi. Dalam aturan bakunya, angpao tidak boleh terdapat simbol-simbol berangka 4. Misalnya uang 4 ribu, dlsb. Karna angka 4 ini dipercaya memiliki makna kematian yang sangat dihindari.

Jeruk

Penampakan jeruk yang berwarna oren disimbolkan memiliki lambang kemakmuran bagi mereka yang merayakan Imlek. Buah jeruk diyakini akan membawa keberuntungan sepanjang tahun.

Lampion

Lampion merupakan simbolitas paling indah yang biasanya jadi pusat perhatian oleh banyak masyarakat. Bahkan lampion bisa dengan mudah ditemukan di mall, jalanan, maupun di taman saat perayaan imlek tiba. Tapi lampion ini maknanya gimana sih?

Lampion ini memiliki makna untuk menerangi kehidupan yang gelap. Sedangkan nyala warna merah pada lampion disimbolkan bisa mendatangkan keberuntungan, serta riski yang melimpah.

Bentuk lampion sendiri biasanya berbentuk elips, dengan kedua sumbu bulatannya yang agak sedikit memanjang. Tapi ada lampion yang bentuknya seperti nanas. Bentuk-bentuk seperti ini sering sekali di temukan di Kota Solo.



Gambar Ikan

Gambar ikan pada perayaan Imlek pun memiliki arti tersendiri. Ikan yang dalam bahasa mandarin dikenal dengan sebutan “yu” memiliki makna sebagai “lebih”. Lebih ini maksudnya simbolitas ikan diyakini dapat mendatangkan rizki yang tak terduga-duga.

Gambar ikan juga sekaligus sebagai aktualisasi diri untuk berdoa kepada Tuhan agar tahun yang akan datang bisa dilimpahkan rezeki, kesehatan, hingga urusan bisnis yang berjalan lancar. Gambar ikan ini termasuknya cukup sakral, dalam perayaan Imlek di kota-kota kecil, maupun kota besar di Indonesia.

Barongsai dan Naga

Barongsai kerap kali berhasil memulai para penontonnya tanpa berkedip. Lha bagaimana tak terpukau dengan lakon barongsai yang begitu tampak gagah. Lalu apa sih artinya ?

Arti barongsai sendiri menyimbolkan tentang kegagahan, keberanian, dan harapan keberuntungan di tahun yang akan datang. Nama barongsai sendiri merupakan perpaduan kultural antara unsur Tiongkok, dan kebudayaan Bali yang berasimilasi satu sama lain.

Barongsai biasanya dipertunjukkan dengan aturan yang bisa dibilang ketat. Masing-masing barongsai umumnya dibedakan atas klasifikasi warna. Warna kuning (menggambarkan planet bumi sebagai tata surya), dan masih banyak lagi.

Sedangkan Naga sediri menurut mitologi cina yang merupakan Maharaja dari Putera kahyangan yang melambangkan wibawa dan beruah.

Jadi gimana sudah tahu belum berbagai makna pada simbolitas perayaan Imlek. Pasti sekarang sudah tahu dong ya. Yah Imlek yang berlangsung sangat meriah di negeri ini menjadi bukti bahwa perayaan Imlek tak pernah ada bosannya bagi yang menjalankannya. Dalam kondisi yang demikian. Seluruh warga Indonesia juga kebanyakan sangat bergembira menyambut kedatangan perayaan Imlek. Walaupun kebahagiaan yang terpancar pada orang-orang Indonesia disebabkan karena ada angpao yang siap dibagikan.

WALLPAPER CHINA |

Who is Hendri Gunawan

Sebagai Praktisi SEO pekerjaan menulis menjadi salahsatu hal yang harus terus dipelajari. Didalam blog sederhana ini, saya Hendri Gunawan, ingin berbagi cerita, menyampaikan unek-unek, hingga melakukan promosi, namun tetap sambil belajar dan mengembangkan kreatifitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

BACK
%d bloggers like this: