Perbedaan Perempuan & Laki-Laki Saat Berkendara, Lebih Baik Mana?

0

Laki-laki ini gimana sih, disuruh mengantar istri ke salon gak mau, giliran dimintai suami buat ngajarin istri nyetir biar tak merepotkan dirinya malah marah-marah tak karu-karuan.

Yah begitulah wanita. Sering kali dianggap remeh oleh sebagian kalangan, bahwa ia makhluk yang tak bisa menyetir. Lha wong saat nyetir di jalanan saja ada meme yang mengejek dirinya seperti “Ya Tuhan, lindungilah saya dari ibu-ibu yang sedang mengendarai motor itu.”

Yah, wanita memang diidentikkan sebagai biang kerok dari kesemrawutan kota. Tak berlebihan si memang.

Apalagi menurut peneliti ilmu-ilmu sosial semacam Allan Pease, dan Barbara Pease berpendapat bahwa wanita secara hormonal, maupun secara budaya tidak mempunyai sense of direction yang baik. Itulah mengapa wanita umumnya hanya bisa paham belok kanan belok kiri saja. Sementara seorang pria mampu membaca, dan menjelaskan delapan arah mata angin sekaligus.



Bahkan seorang pria mampu mengingat lokasi jalanan yang sudah sangat lama ia lalui selama 53 tahun. Bandingkan dengan wanita yang hanya mampu mengingat lokasi yang pernah ia lalui hanya selama 34 tahun. Jadi lebih unggul pria bukan soal, kemampuan membaca navigasi.

Kendati begitu, jumlah kecelakaan lalu lintas ternyata malah lebih di dominasi oleh kaum pria. Lalu, apa penyebabnya kenapa pria lebih sering mengalami kecelakaan ? Berikut kami sajikan perbedaan cara mengemudi pria versus wanita. Kamu bisa menyimpulkan sendiri kenapa kasus kecelakaan lebih banyak menimpa kaum pria.

Wanita Lebih Mengutamakan Keselamatan, Sedangkan Pria Lebih Mengutamakan Kecepatan

“Ih sayang, naik motornya jangan cepat-cepat kenapa sih” Kalimat ini pasti sering terdengar saat seorang pria memboncengkan gebetannya dengan kebut-kebutan. Secara hormonal. Wanita memang tidak suka mengebut, sedangkan secara budaya wanita lebih suka “social enlighten ” atau kelembutan.

Makanya kebanyakan wanita berkendara dengan lambat. Tidak kebut-kebutan seperti laki-laki. Hal inilah yang membuat angka kecelakaan lalulintas kaum wanita terbilang rendah.

Mata Pria Suka Pecicilan Lihat Gadis Semok, Sedangkan Mata Wanita Fokus Lihat Jalanan

Mata pria itu suka pecicilan kalau lihat wanita, walaupun saat di jalan sekalipun. Pecicilan nya mata pria yang tak bisa menahan wanita berbodi semok inilah yang membuat kecelakaan lalulintas banyak menimpa kaum pria.



Para pria tidak memiliki kemampuan “multy task” (melakukan kerja secara bersamaan). Berbanding terbalik dengan wanita yang lebih fokus matanya ke jalanan. Walaupun wanita sedang mengangkat telephone sambil mengendarai kendaraan nya. Potensi kecelakaan wanita lebih rendah, karena wanita memiliki “multy task” yang cukup tinggi. Makanya wanita bisa menyetrika, sambil gendong anak sekaligus.

Akan Dianggap Wanita yang Tomboy, Jika Suka Ngebut

Tak bisa dipungkiri lagi, bahwa wanita yang suka kebut-kebutan mengendarai kendaraan bermotor itu sering dijuluki masyarakat sebagai wanita yang tomboi.

Karena wanita di konstruksi masyarakat harus memiliki sifat feminin supaya bisa di favoritkan kaum pria. Maka wanita akan berpikir dua kali jika ingin kebut-kebutan saat mengendarai kendaraan.

Konstruksi sosial yang berkembang di masyarakat inilah mengapa kasus kecelakaan lalulintas tidak banyak menimpa perempuan. Tapi sebaliknya para pria yang sering mengalami kecelakaan dalam berkendara.

Kendati wanita lebih memiliki hormonal yang lebih stabil saat mengendarai mobil. Bukan berarti wanita tidak bebas dari potensi kecelakaan lalu lintas. Jika keteledoran dalam berkendara dilakukan oleh kaum pria, maupun wanita, Bukan tak mungkin potensi kecelakaan bisa menimpa keduanya, dan jika sudah terjadi begitu, jangan lagi salahkan jokowi 😀

laki laki menggesek alatnya saat berkendara dg prempuan |

About Author

Sebagai Praktisi SEO pekerjaan menulis menjadi salahsatu hal yang harus terus dipelajari. Didalam blog sederhana ini, saya Hendri Gunawan, ingin berbagi cerita, menyampaikan unek-unek, hingga melakukan promosi, namun tetap sambil belajar dan mengembangkan kreatifitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Leave A Reply

Loading...
%d bloggers like this: