Awas Penipuan Bermodus Penahanan Paket Kiriman di Bandara

Awas Penipuan Bermodus Penahanan Paket Kiriman di Bandara

Berapa sih biaya pengurusan sertifikat anti teroris?

Dan berapa biaya untuk pengurusan sertifikat anti cuci uang?

Sebuah pertanyaan yang membuat saya menjadi “OOT” saat mendengar kakak saya mengajukan pertanyaan tersebut, masa sih ada sertifikat anti cuci uang, apalagi sertifikat anti teroris, ga sekalian aja ada sertifikat anti gores, anti peluru dan anti cukur :D. Namun sesungguhnya hal tersebut juga menggugah rasa penasaran saya, sehingga lebih jauh saya menanyakan “untuk apa pembuatan kedua sertifikat tersebut?”.

Usut punya usut, ternyata kakak saya mendapat pesan whatsapp dari seorang pria yang ia anggap sebagai donatur beasiswa anaknya, dari salah satu sekolah swasta di Tangerang. Dari percakapan pesan whatsapp yang terlihat begitu mesra, orang tersebut mengaku sebagai Tentara U.S yang ditugaskan di Afganistan. Tertulis juga bahwa ia telah mengirimkan sebuah paket kealamat rumahnya yang berisi dokumen serta sejumlah uang dalam paketnya, Selain itu, dalam percakapan pesan whatsapp tersebut, dikirimkannya pula foto paket serta foto id card U.S Army milik orang yang dianggap sebagai donatur tersebut. Namun sayangnya, paket itu tertahan di Bandara Ngurahrai, Bali karena terdeteksi adanya uang didalam paket. Lantaran hal tersebut kakak saya diminta tolong untuk membantu mengurus dokumen yang diminta pihak bandara.

Dihari yang berbeda, Kakak saya menerima panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai petugas Bandara Ngurahrai, Bali, Dikatakan orang tersebut, bahwa dirinya akan mengurus kelengkapan dokumen sebagai syarat agar paket yang tertahan dibandara dapat segera dikirimkan ke alamat rumah nya, Dokumen tersebut ialah Sertikat anti teroris dan sertifikat anti cuci uang, dan untuk pembuatan kedua sertifikat tersebut, kakak saya dimintai sejumlah uang. Bahkan tidak tanggung-tanggung, orang tersebut meminta mentransfer uang ke rekening pribadinya sejumlah Rp. 10.000.000.

Merasa ada yang tidak beres, maka kamipun memutuskan untuk mendatangi pihak sekolah untuk meminta informasi terkait pria yang diduga sebagai donatur beasiswa keponakan saya itu, hal yang mengejutkan terjadi, setelah pihak sekolah mengatakan bahwa donatur yang membiayai beasiswa keponakan saya itu adalah seorang wanita. Dan jelaslah sudah bahwa ini merupakan sebuah upaya tipudaya.

 

Who is Hendri Gunawan

Sebagai Praktisi SEO pekerjaan menulis menjadi salahsatu hal yang harus terus dipelajari. Didalam blog sederhana ini, saya Hendri Gunawan, ingin berbagi cerita, menyampaikan unek-unek, hingga melakukan promosi, namun tetap sambil belajar dan mengembangkan kreatifitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

BACK
%d bloggers like this: