Awas Bahaya Medsos, Yuk Gunakan Medsos Secara Bijak

0

Di media sosial seperti Facebook, Instagram, maupun Tweeter. Memang tidak ada aturan baku mana yang harus kalian postingkan, dan mana yang tidak boleh diposting. Ketiadaan aturan dalam medsos kadang malah membuat para pengguna medsos sering kali tanpa menggunakannya batas.

Ada yang menggunakan medsos untuk sarana menyebarkan kebencian, hingga mengumbar masalah hidup yang seharusnya menjadi privasinya.

Tindakan seperti ini memang wajar jika dilakukan satu kali, atau dua kali. Yang gak wajar adalah kadang dilakukan hingga berkali-kali.

Jika tindakan seperti ini terus saja dilakukan, bukan tak mungkin kalian akan dianggap meresahkan oleh teman-teman medsos kalian. Akhirnya, teman-teman di medsos pun berubah tak menjadi menyukai kita.

Nah, agar teman-teman di medsos kembali menyukai kita lagi. Ada beberapa cara yang harus dilakukan. Beberapa cara supaya teman di medsos biasa menyukai kita lagi sebagai berikut.

Sebelum Membagi Link Berita, Ceklah Kebenarannya Terlebih Dahulu.

Ada banyak informasi hoax yang tersebar di dunia maya. Website yang menyebarkan hoax jumlahnya ribuan.

Jadi pastikan saat kalian ingin menyebarkan informasi pastikanlah website tersebut teruji kebenarannya.

Cara mengecek informasi yang akan dibagikan benar atau tidak bisa mengecek informasi serupa di media lainya.

Jika informasi serupa tidak ditemukan lebih baik jangan kalian share ke medsos. Yang ada teman medsos malah akan ilfil ke kita kalau tahu informasi yang kita share ternyata hoax.

Hati-Hatilah Saat Mengeluarkan Pendapat yang Sensitif, Jangan Sampai Fitnah Atau Mengumpat.

Semenjak ditetapkan Undang-Undang Tentang Ujaran Kebencian kalian harus hati-hati saat memberikan pendapat. Berpendapat boleh saja, mengkritik politisi, pejabat, maupun instansi juga tak masalah.

Asalkan dalam memberikan pendapat itu tidak menyimpang jauh. Artinya pendapat yang diutarakan via medsos tidak fitnah.

Sangat dilarang jika status yang di unggah berisi fitnah, apalagi statusnya menyebut umpatan binatang. Tidak etis sekali.

Jangan Menghina Fisik Orang Lain Saat Ada Teman yang Mengunggah Fotonya.

Media sosial kadang ada saja orang-orang yang meng-upload foto dirinya dalam kondisi jelek. Misalnya saat baru bangun tidur, lalu meng-upload fotonya yang belum mandi.

Jika kalian menemukan foto yang seperti itu di beranda. Kalian jangan mengomentari foto tersebut dengan hinaan.

Misalnya “ Wah, ada nenek lampir habis keluar dari gua ini. Komentar seperti itu jangan dilakukan.

Misalnya ada lagi foto orang yang terlihat gemuk. Jangan juga kalian mengomentarinya misalnya dengan komentar “Wuah ada gorila sedang foto”. Komentar seperti juga harus dihindari.

Sebaiknya kalian lebih baik mengapresiasinya. Misalnya dengan menyebut fotonya cantik, bagus, dlsb. Pasti kalian akan disukai di medsos.

Updetlah Status yang Bisa Memberi Informatif.

Daripada bikin status yang bikin pembacanya panas. Lebih baik bagikan saja status yang informatif. Misalnya saat kalian dapat informasi lowongan pekerjaan pada sebuah group.

Maka kalian bisa bagikan informasi lowongan pekerjaan tersebut di medsos. Pasti teman-teman akan menyukai kalian di medsos.

Atau jika kalian ahli dalam merangkai kalimat motivasi. Kalian bisa bagikan kalimat motivasi itu sebagai status di medsos.

Lumayan kan, bisa berbagai keceriaan dengan teman-teman kalian yang diberi motivasi.

Gunakanlah Biodata Asli.

Media sosial semacam Facebook, maupun Instagram kadang memuat informasi biodata yang tidak akurat. Pengguna media sosial tersebut kerap kali memberi informasi palsu.

Beberapa informasi palsu itu misalnya keterangan bekerja di PT Mencari Cinta. Teman medsos yang lihat biodata kita di medsos tentu akan muak.

Jadi biar teman-teman kita tak muak, malah menyukai kita. Cantumkanlah biodata kalian yang asli. Teman medsos pasti akan menaruh respek.

About Author

Sebagai Praktisi SEO pekerjaan menulis menjadi salahsatu hal yang harus terus dipelajari. Didalam blog sederhana ini, saya Hendri Gunawan, ingin berbagi cerita, menyampaikan unek-unek, hingga melakukan promosi, namun tetap sambil belajar dan mengembangkan kreatifitas untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik lagi.

Leave A Reply

%d bloggers like this: